STUDI KASUS PASIEN PNEUMONIA DENGAN MASALAH HIPERTERMI DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG

Siswanto, Matheus (2020) STUDI KASUS PASIEN PNEUMONIA DENGAN MASALAH HIPERTERMI DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG. Diploma thesis, STIKES Panti Waluya.

[img] Text
Manuskrip Matheus Siswanto NIM 11190038 RPL (1).pdf

Download (470kB)
[img] Text
Manuskrip Matheus Siswanto NIM 11190038 RPL (1).docx
Restricted to Repository staff only

Download (495kB)
[img] Text
KTI Matheus Siswanto NIM 11190038 SPWMRPL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
KTI Matheus Siswanto NIM 11190038 SPWMRPL.docx
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK STUDI KASUS PASIEN PNEUMONIA DENGAN MASALAH HIPERTERMI DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Matheus Siswanto Program Studi D-III Keperawatan Program RPL Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Waluya Malang Email : msisrpl2019@gmail.com Pembimbing (1) Wisoedhanie Widi A. S.K.M., M.Kes, Pembimbing (2) Nanik Dwi A, S.Kep., M.Kes. Pembimbing (3) Enny Nurcahyani, S.Kep. Ners Pneumonia merupakan penyakit peradangan akut parenkim pada saluran pernafasan bagian bawah yang disebabkan oleh adanya bakteri atau virus. Pneumonia terjadi karena infeksius maupun non infeksius. Pneumonia infeksius dapat disebabkan oleh bakteri dan pneumonia non infeksius dapat disebabkan oleh reflux isi lampung, dan inhalasi gas yang dapat mengiritasi paru-paru dan tubuh merespon dengan meningkatkan suhu tubuh sehingga menyebabkan hipertermi. Hipertermi merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami atau berisiko untuk mengalami kenaikan suhu tubuh secara terus-menerus lebih tinggi dari 37,5oC karena peningkatan kerentanan terhadap faktor-faktor eksternal. Penelitian yang digunakan adalah studi kasus tentang asuhan keperawatan pada pasien pneumonia dengan masalah hipertermi. Berdasarkan pengkajian pasien terdiagnosa pneumonia dengan masalah hipertermi, pada pemeriksaan fisik didapatkan pasien teraba panas, akral teraba panas, mukosa bibir tampak kering dan pecah-pecah, muka tampak kemerahan. Berdasarkan kriteria hasil yang ditetapkan, intervensi yang dilakukan efektif pada pasien, terbukti pada evaluasi hari ke tiga kondisipasien membaik sehingga pasien tidak mengalami masalah hipertermi. Tindakan yang diberikan memberikan kompres hangat dan kolaborasi dengan pemberian obat penurun panas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Hipertermi, Pneumonia, Studi Kasus
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Mr Steven Christ
Date Deposited: 20 May 2022 01:40
Last Modified: 20 May 2022 01:40
URI: http://repository.stikespantiwaluya.ac.id/id/eprint/190

Actions (login required)

View Item View Item