Natacia, Natacia (2026) Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Keletihan Pada Lansia Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Other thesis, STIKes Panti Waluya Malang.
STIKESPW_Natacia_Halaman Depan.pdf - Published Version
Download (577kB)
STIKESPW_Natacia_Bab 1.pdf - Published Version
Download (142kB)
STIKESPW_Natacia_Bab 2.pdf - Published Version
Download (275kB)
STIKESPW_Natacia_Bab 3.pdf - Published Version
Download (186kB)
STIKESPW_Natacia_Bab 4.pdf - Published Version
Download (339kB)
STIKESPW_Natacia_Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (265kB) | Request a copy
STIKESPW_Natacia_Bab 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (152kB) | Request a copy
STIKESPW_Natacia_Bab 7.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (118kB) | Request a copy
STIKESPW_Natacia_Daftar Pustaka.pdf
Download (174kB)
STIKESPW_Natacia_Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit kronis progresif yang banyak dialami oleh lansia dan memerlukan terapi hemodialisis jangka panjang. Proses hemodialisis serta perubahan fisiologis pada lansia sering menimbulkan gangguan kualitas tidur dan keletihan. Kualitas tidur yang buruk dapat menghambat pemulihan energi tubuh sehingga meningkatkan keletihan dan menurunkan kemampuan fungsional serta kualitas hidup lansia. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat keletihan pada lansia gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Metode: Penelitian kuantitatif non eksperimental dengan uji korelasi spearman. Sampel berjumlah 70 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index dan Fatigue Severity Scale. Hasil: Sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk (70%) dan mengalami keletihan berat (37,1%). Hasil uji spearman menunjukkan hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan tingkat keletihan (p=<0,001, r=0,646). Korelasi positif yang kuat menunjukkan bahwa semakin buruk kualitas tidur, semakin berat tingkat keletihan yang dialami. Temuan ini menunjukan bahwa gangguan tidur menjadi salah satu faktor dalam meningkatnya keletihan pada lansia yang menjalani hemodialisis, sehingga pengkajian kualitas tidur perlu menjadi bagian penting dalam asuhan keperawatan. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan tingkat keletihan pada lansia gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang (p=<0,001, r=0,646). Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas tidur merupakan faktor yang berkaitan dengan keletihan pada lansia yang menjalani hemodialisis, sehingga semakin buruk kualitas tidur, semakin berat tingkat keletihan yang dialami.
Kata kunci: gagal ginjal kronik, hemodialisis, kualitas tidur, lansia, tingkat keletihan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: gagal ginjal kronik, hemodialisis, kualitas tidur, lansia, tingkat keletihan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | S1 Keperawatan |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 06:32 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 06:32 |
| URI: | https://repository.stikespantiwaluya.ac.id/id/eprint/522 |
