Balqis, Ammar Annisa (2026) Hubungan Perceived Burden dengan Kualitas Hidup Caregiver Formal di Panti Wreda Malang Raya. Other thesis, STIKES Panti Waluya Malang.
STIKESPW_Ammar Annisa Balqis_Halaman Depan.pdf - Published Version
Download (480kB)
STIKESPW_Ammar Annisa Balqis_BAB 1.pdf - Published Version
Download (123kB)
STIKESPW_Ammar Annisa Balqis_BAB 2.pdf - Published Version
Download (219kB)
STIKESPW_Ammar Annisa Balqis_BAB 3.pdf - Published Version
Download (118kB)
STIKESPW_Ammar Annisa Balqis_BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (164kB) | Request a copy
STIKESPW_Ammar Annisa Balqis_BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (129kB) | Request a copy
STIKESPW_Ammar Annisa Balqis_BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (138kB) | Request a copy
STKESPW_Ammar Annisa Balqis_BAB 7.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (115kB) | Request a copy
STIKESPW_Ammar Annisa Balqis_Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
STIKESPW_Ammar Annisa Balqis_Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (122kB)
Abstract
Latar Belakang: Peningkatan Jumlah lanjut usia menyebabkan kebutuhan pelayanan dan perawatan jangka panjang semakin meningkat, termasuk di Panti Wreda. Kondisi tersebut menjadikan caregiver formal memiliki tanggung jawab yang besar dalam memenuhi kebutuhan fisik, psikologis, dan sosial lansia. Tuntutan perawatan yang dilakukan secara terus-menerus dapat menimbulkan perceived burden yang diduga berpengaruh terhadap kualitas hidup caregiver. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perceived burden dengan kualitas hidup caregiver formal di Panti Wreda Malang Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 51 caregiver formal yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Zarit Burden Interview (ZBI-12) dan WHOQOL-BREF, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar caregiver formal memiliki perceived burden kategori rendah sebanyak 36 responden (70,6%) dan kualitas hidup sedang sebanyak 37 responden (72,5%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p= 0,897 dengan koefisien korelasi r=0,019, sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perceived burden dengan kualitas hidup caregiver formal di Panti Wreda Malang Raya. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perceived burden dengan kualitas hidup caregiver formal di Panti Wreda Malang Raya. Saran: Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji faktor-faktor lain yang berpotensi memengaruhi kualitas hidup caregiver formal, seperti dukungan sosial, kemampuan koping,pengalaman kerja, dan kepuasan kerja sehingga diperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
Kata Kunci: Perceived burden; Kualitas hidup; Caregiver formal; Panti wreda; Lansia.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing (I) Ns. Febrina Secsaria H.,M.Kep. Pembimbing (II) Ns. Yafet Pradikatama Prihanto,M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Latar Belakang: Peningkatan Jumlah lanjut usia menyebabkan kebutuhan pelayanan dan perawatan jangka panjang semakin meningkat, termasuk di Panti Wreda. Kondisi tersebut menjadikan caregiver formal memiliki tanggung jawab yang besar dalam memenuhi kebutuhan fisik, psikologis, dan sosial lansia. Tuntutan perawatan yang dilakukan secara terus-menerus dapat menimbulkan perceived burden yang diduga berpengaruh terhadap kualitas hidup caregiver. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan perceived burden dengan kualitas hidup caregiver formal di Panti Wreda Malang Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 51 caregiver formal yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Zarit Burden Interview (ZBI-12) dan WHOQOL-BREF, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar caregiver formal memiliki perceived burden kategori rendah sebanyak 36 responden (70,6%) dan kualitas hidup sedang sebanyak 37 responden (72,5%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p= 0,897 dengan koefisien korelasi r=0,019, sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perceived burden dengan kualitas hidup caregiver formal di Panti Wreda Malang Raya. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perceived burden dengan kualitas hidup caregiver formal di Panti Wreda Malang Raya. Saran: Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji faktor-faktor lain yang berpotensi memengaruhi kualitas hidup caregiver formal, seperti dukungan sosial, kemampuan koping,pengalaman kerja, dan kepuasan kerja sehingga diperoleh gambaran yang lebih komprehensif. Kata Kunci: Perceived burden; Kualitas hidup; Caregiver formal; Panti wreda; Lansia. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | S1 Keperawatan |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 06:06 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 06:06 |
| URI: | https://repository.stikespantiwaluya.ac.id/id/eprint/532 |
