Sunariasih, Pricillia Dara (2026) UJI AKTIVITAS ANALGESIK EKSTRAK ETANOL 70% BATANG SEREH MERAH (Cymbopogon nardus) PADA MENCIT JANTAN Mus musculus) MENGGUNAKAN METODE HOT PLATE. Other thesis, STIKes Panti Waluya Malang.
STIKESPW_Pricillia Dara Sunariasih_Halaman Depan.pdf
Download (628kB)
STIKESPW_Pricillia Dara Sunariasih_Bab 1.pdf
Download (339kB)
STIKESPW_Pricillia Dara Sunariasih_Bab 2.pdf
Download (463kB)
STIKESPW_Pricillia Dara Sunariasih_Bab 3.pdf
Download (805kB)
STIKESPW_Pricillia Dara Sunariasih_Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (347kB) | Request a copy
STIKESPW_Pricillia Dara Sunariasih_Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (327kB) | Request a copy
STIKESPW_Pricillia Dara Sunariasih_Daftar Pustaka.pdf
Download (277kB)
STIKESPW_Pricillia Dara Sunariasih_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Nyeri merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering
terjadi, terutama pada gangguan muskuloskeletal. Penggunaan analgetik sintetis
dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif dari bahan alam,
salah satunya batang sereh merah (Cymbopogon nardus). Tujuan: Menguji
aktivitas analgesik dan menentukan dosis yang memberikan efek analgesik tertinggi
dari ekstrak etanol 70% batang sereh merah pada mencit jantan (Mus musculus).
Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental laboratorium dengan
rancangan posttest only control group design. Ekstraksi dilakukan dengan metode
maserasi menggunakan etanol 70%. Sebanyak 25 ekor mencit jantan dibagi menjadi
lima kelompok, yaitu kontrol negatif (CMC-Na 0,5%), kontrol positif (ibuprofen),
serta kelompok ekstrak dosis 200, 400, dan 800 mg/kgBB. Setiap perlakuan
diberikan secara oral menggunakan sonde dengan volume 0,2 mL. Aktivitas
analgesik diuji menggunakan metode hot plate pada suhu 55°C ± 0,5°C dengan
mengukur waktu latensi respons nyeri berupa menjilat kaki atau melompat. Data
dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah. Hasil: Seluruh dosis ekstrak
meningkatkan waktu latensi dibandingkan kontrol negatif dan terdapat perbedaan
bermakna antar kelompok perlakuan (p < 0,001). Nilai Maximum Possible Effect
(%MPE) tertinggi diperoleh pada dosis 400 mg/kgBB, yaitu 26,99% pada menit ke
45, mendekati kontrol positif sebesar 29,11% pada menit ke-30. Kesimpulan:
Ekstrak etanol 70% batang sereh merah memiliki aktivitas analgesik pada mencit
jantan (Mus musculus). Dosis 400 mg/kgBB memberikan efek analgesik tertinggi
pada rentang dosis yang diuji.
Kata kunci : analgesik, batang sereh merah, hot plate, nyeri
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing 1: Wibowo, S.Kep.,Ns.,M.Biomed Dosen Pembimbing 2: apt. Sugiyanto, S.Si.,M.Farm |
| Uncontrolled Keywords: | analgesik, batang sereh merah, hot plate, nyeri |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | S1 Farmasi STIKes |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 08:17 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 01:39 |
| URI: | https://repository.stikespantiwaluya.ac.id/id/eprint/539 |
