Aulya, Devina Putri (2026) Formulasi Dan Evaluasi Karakteristik Sediaan Gel Ekstrak Aloe Vera (Aloe Barbadensis) Dengan Variasi Basis Gelling Agent Sebagai Pelembap Kulit. Other thesis, STIKES Panti Waluya Malang.
STIKESPW_Devina Putri A_Halaman Depan.pdf.pdf
Download (675kB)
STIKESPW_Devina Putri A_BAB 1.pdf.pdf
Download (321kB)
STIKESPW_Devina Putri A_BAB 2.pdf.pdf
Download (506kB)
STIKESPW_Devina Putri A_BAB 3.pdf.pdf
Download (417kB)
STIKESPW_Devina Putri A_BAB 4.pdf.pdf
Restricted to Registered users only
Download (542kB) | Request a copy
STIKESPW_Devina Putri A_BAB 5.pdf.pdf
Restricted to Registered users only
Download (299kB) | Request a copy
STIKESPW_Devina Putri A_Daftar Pustaka.pdf.pdf
Download (293kB)
STIKESPW_Devina Putri A_Lampiran.pdf.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Kulit kering merupakan salah satu permasalahan kulit yang sering dialami masyarakat, terutama di daerah beriklim tropis. Aloe vera memiliki kandungan polisakarida, flavonoid, saponin yang berpotensi sebagai pelembap alami. Karakteristik fisik dan stabilitas sediaan gel sangat dipengaruhi oleh jenis basis gelling agent yang digunakan. Pemilihan gelling agent yang tepat menjadi faktor penting dalam menghasilkan sediaan gel yang stabil dan efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi basis gelling agent terhadap karakteristik fisik, stabilitas, tingkat kesukaan, dan kemampuan melembapkan kulit pada sediaan gel ekstrak Aloe vera, serta menentukan formula yang paling optimal. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan acak lengkap. Ekstrak Aloe vera diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian diformulasikan menjadi tiga formula gel dengan variasi basis gelling agent. Evaluasi meliputi uji organoleptik, pH, homogenitas, daya sebar, daya lekat, viskositas, stabilitas uji freeze-thaw, uji hedonik, dan uji kelembapan. Data dianalisis menggunakan uji one-way ANOVA. Hasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan organoleptik, homogenitas, dan pH. Variasi basis gelling agent berpengaruh signifikan terhadap daya sebar, daya lekat, viskositas, stabilitas, dan kelembapan kulit. Ketiga formulasi mampu meningkatkan kelembapan kulit tetapi F3 memiliki kecenderungan efek pelembap tertinggi. Hasil uji hedonik formulasi CMC-Na memperoleh nilai rata-rata kesukaan tertinggi pada aspek warna 3,7, aroma 3,1, dan tekstur 3,9. Kesimpulan: Formulasi Carbopol 940 dan CMC-Na memberikan karakteristik fisik terbaik, memenuhi persyaratan viskositas, daya sebar, dan daya lekat, serta menunjukkan efektivitas paling baik dalam meningkatkan kelembapan kulit. Sementara itu, berdasarkan uji hedonik, formula dengan basis CMC-Na merupakan formulasi yang paling disukai oleh panelis.
Kata kunci: Aloe vera, gel, gelling agent, kelembapan kulit.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1: apt. Luluk Anisyah, S.Si., M.Farm Pembimbing 2: Devanus Lahardo, S.Farm., M.Farm |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Aloe vera, gel, gelling agent, kelembapan kulit. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | S1 Farmasi STIKes |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 04:28 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 04:28 |
| URI: | https://repository.stikespantiwaluya.ac.id/id/eprint/542 |
