Erlicia, Erlicia (2026) Formulasi dan Uji Karakteristik Facial Wash Gel dari Ekstrak Etanol 70% Daun Sirsak (Annona muricata L.) dengan Variasi Basis Gelling Agent. Other thesis, STIKES Panti Waluya Malang.
STIKESPW_Erlicia_Halaman Depan.pdf
Download (724kB)
STIKESPW_Erlicia_BAB 1.pdf
Download (78kB)
STIKESPW_Erlicia_BAB 2.pdf
Download (281kB)
STIKESPW_Erlicia_BAB 3.pdf
Download (123kB)
STIKESPW_Erlicia_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (206kB) | Request a copy
STIKESPW_Erlicia_BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (85kB) | Request a copy
STIKESPW_Erlicia_Daftar Pustaka.pdf
Download (155kB)
STIKESPW_Erlicia_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (803kB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Iklim tropis dengan kelembapan tinggi memicu peningkatan sekresi sebum dan penumpukan kotoran pada kulit wajah yang berpotensi menimbulkan jerawat, sehingga diperlukan pembersihan menggunakan facial wash gel hidrofili yang mampu membersihkan secara optimal tanpa membuat kulit kering. Daun sirsak (Annona muricata L.) merupakan bahan alam potensial karena kaya akan senyawa flavonoid dan tanin yang berfungsi sebagai antioksidan serta antibakteri, namun efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh pemilihan basis gel yang stabil. Tujuan: Penelitian eksperimental laboratorium ini bertujuan mengomparasi dan menguji pengaruh variasi jenis polimer hidrogel (gelling agent) terhadap karakteristik fisikokimia, stabilitas, keamanan, dan preferensi estetika sediaan tersebut. Metode: Sediaan diformulasikan ke dalam tiga kelompok basis, yaitu HPMC 2%, Carbopol 0,75%, dan Xanthan Gum 0,7%. Evaluasi meliputi uji fisikokimia, uji stabilitas freeze-thaw 6 siklus, uji keamanan topikal (open patch test) pada 12 panelis, serta uji hedonik pada 20 panelis. Hasil: Variasi makromolekul polimer berpengaruh signifikan (p < 0,05) terhadap parameter viskositas dan daya sebar. Formula HPMC memiliki viskositas tertinggi (32.190 cPs) dan daya sebar 5,9–6,7 cm, diikuti Xanthan Gum (3.070 cPs) dan Carbopol (1.060 cPs). Namun, seluruh formula terbukti homogen, memiliki pH sesuai mantel asam kulit (5,0–6,1), resisten terhadap pemisahan fase, serta non-iritan. Kesimpulan: Berdasarkan stabilitas fisik, keamanan kulit, dan uji kesukaan, disimpulkan bahwa formula berbasis polimer HPMC 2% merupakan formula paling optimal karena menunjukkan ketahanan fisikokimia terbaik dan paling disukai dari segi estetika bentuk sediaan yang jernih.
Kata Kunci: Annona muricata L., Ekstrak etanol 70%, Facial Wash Gel, Gelling agent, Karakteristik Fisik.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Annona muricata L., Ekstrak etanol 70%, Facial Wash Gel, Gelling agent, Karakteristik Fisik. |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | S1 Farmasi STIKes |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:00 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 06:00 |
| URI: | https://repository.stikespantiwaluya.ac.id/id/eprint/548 |
