Amazia, Diana Priscillia Lawrence (2026) Pengaruh Penambahan Ekstrak Ampas Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Minyak Atsiri Sereh (Cymbopogon citratus) dalam Formulasi Sampo terhadap Karakteristik Fisik dan Pertumbuhan Rambut: Uji In Vivo pada Kelinci Jantan New Zealand White (Oryctolagus cuniculus). Other thesis, STIKES Panti Waluya Malang.
STIKESPW_DIANA PRISCILLIA_HALAMAN DEPAN.pdf
Download (804kB)
STIKESPW_DIANA PRISCILLIA_BAB 1.pdf
Download (224kB)
STIKESPW_DIANA PRISCILLIA_BAB 2.pdf
Download (496kB)
STIKESPW_DIANA PRISCILLIA_BAB 3.pdf
Download (457kB)
STIKESPW_DIANA PRISCILLIA_BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (484kB) | Request a copy
STIKESPW_DIANA PRISCILLIA_BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (156kB) | Request a copy
STIKESPW_DIANA PRISCILLIA_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (243kB)
STIKESPW_DIANA PRISCILLIA_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Kerontokan rambut merupakan salah satu masalah yang mempengaruhi kesehatan kulit kepala dan penampilan. Ampas kopi robusta mengandung kafein dan senyawa fenolik yang berpotensi merangsang pertumbuhan rambut. Minyak atsiri sereh mengandung sitral yang diduga dapat meningkatkan efektivitas sediaan topikal. Tujuan: Mengetahui karakteristik fisik, keamanan, dan efektivitas formulasi sampo kombinasi ekstrak ampas kopi robusta (Coffea canephora) dan minyak atsiri sereh (Cymbopogon citratus) terhadap pertumbuhan rambut pada kelinci jantan. Metode: Penelitian eksperimental menggunakan empat formula, yaitu F0 (basis), F1 (5% ekstrak ampas kopi dan 1% minyak atsiri sereh), F2 (10% ekstrak ampas kopi dan 2% minyak atsiri sereh), serta F3 (15% ekstrak ampas kopi dan 3% minyak atsiri sereh). Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, tinggi busa, stabilitas busa, uji iritasi, dan uji pertumbuhan rambut. Data dianalisis menggunakan One-Way ANOVA. Hasil: Seluruh formula memenuhi parameter organoleptik, pH, tinggi busa, dan stabilitas busa. Formula F0 menunjukkan homogenitas yang baik, sedangkan F1, F2, dan F3 masih ditemukan ketidakhomogenan. Uji iritasi menunjukkan Formula F0 dan F1 tidak menimbulkan iritasi, sedangkan Formula F2 dan F3 hanya menimbulkan eritema ringan tanpa edema. Pada hari ke-21, rata-rata pertumbuhan rambut Formula F1, F2, dan F3 berturut-turut sebesar 10,55 ± 3,04 mm, 16,71 ± 10,24 mm, dan 3,27 ± 5,65 mm. Hasil analisis One-Way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antarformula (p = 0,047). Kesimpulan: Formulasi sampo kombinasi ekstrak ampas kopi robusta dan minyak atsiri sereh memiliki karakteristik fisik yang baik dan aman digunakan berdasarkan uji iritasi. Formula F2 memberikan efektivitas pertumbuhan rambut yang lebih baik dibandingkan formula kombinasi lainnya.
Kata Kunci: ampas kopi, sereh, sampo, pertumbuhan rambut, kelinci jantan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen pembimbing 1: apt. Luluk Anisyah, S.Si., M.Farm Dosen pembimbing 2: Venny Kurnia Andika, S.Si., M.Biotech |
| Uncontrolled Keywords: | ampas kopi, sereh, sampo, pertumbuhan rambut, kelinci jantan |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | S1 Farmasi STIKes |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 06:18 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 06:18 |
| URI: | https://repository.stikespantiwaluya.ac.id/id/eprint/588 |
