Kristanti, Yosika Natalia (2026) Hubungan antara Status Nutrisi dengan Fungsi Kognitif pada Lansia di Posyandu Dahlia Desa Tajinan. Other thesis, STIKES Panti Waluya Malang.
STIKESPW_Yosika Natalia Kristanti_Halaman Pendahuluan.pdf
Download (486kB)
STIKESPW_Yosika Natalia Kristanti_Bab1.pdf
Download (175kB)
STIKESPW_Yosika Natalia Kristanti_Bab2.pdf
Download (245kB)
STIKESPW_Yosika Natalia Kristanti_Bab3.pdf
Download (166kB)
STIKESPW_Yosika Natalia Kristanti_Bab4.pdf
Download (303kB)
STIKESPW_Yosika Natalia Kristanti_Bab5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (171kB) | Request a copy
STIKESPW_Yosika Natalia Kristanti_Bab6.pdf
Restricted to Registered users only
Download (178kB) | Request a copy
STIKESPW_Yosika Natalia Kristanti_ Bab7.pdf
Restricted to Registered users only
Download (162kB) | Request a copy
STIKESPW_Yosika Natalia Kristanti_Daftar Pustaka.pdf
Download (188kB)
STIKESPW_Yosika Natalia Kristanti_ Daftar Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Proses penuaan menyebabkan perubahan fisiologis yang dapat memengaruhi
status nutrisi dan fungsi kognitif pada lansia. Penurunan status nutrisi dapat mengganggu fungsi
otak akibat berkurangnya asupan zat gizi sehingga meningkatkan risiko terjadinya gangguan
fungsi kognitif. Tujuan: Menganalisis hubungan antara status nutrisi dengan fungsi kognitif pada
lansia di Posyandu Dahlia Desa Tajinan. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan
observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah 200 lansia yang
berusia ≥ 60 tahun yang terdaftar di Posyandu Dahlia Desa Tajinan, dengan sampel berjumlah 134
lansia yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Status nutrisi diukur
menggunakan instrumen Mini Nutritional Assessment (MNA), sedangkan fungsi kognitif diukur
menggunakan Mini Mental State Examination-2 (MMSE-2). Analisis data menggunakan uji
Spearman's Rho dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil:Hasil uji Spearman's Rho menunjukkan
nilai p-value = 0.000 (p < 0.05) dengan koefisien korelasi r = 0,334, sehingga terdapat hubungan
yang signifikan dengan arah positif dan kekuatan hubungan rendah antara status nutrisi dengan
fungsi kognitif pada lansia. Kesimpulan: Semakin baik status nutrisi lansia, semakin baik pula
fungsi kognitif yang dimiliki. Saran: Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi
tanaga kesehatan di Puskesmas Tajinan dan Kader Posyandu Dahlia dalam upaya peningkatan
status nutrisi untuk mendukung fungsi kognitif lansia.
Kata kunci: fungsi kognitif, lansia, Mini Mental State Examination-2, Mini Nutritional Assessment,
status nutrisi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | fungsi kognitif, lansia, Mini Mental State Examination-2, Mini Nutritional Assessment, status nutrisi. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | S1 Keperawatan SPWM |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 07:50 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 07:50 |
| URI: | https://repository.stikespantiwaluya.ac.id/id/eprint/546 |
