Christianti, Maria Angelica Rayna (2026) Hubungan Self-Management dengan Kualitas Hidup pada Lansia Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Bululawang. Other thesis, STIKes Panti Waluya Malang.
STIKESPW_Maria Angelica Rayna C._Halaman Depan.pdf - Published Version
Download (492kB)
STIKESPW_Maria Angelica Rayna C._BAB I.pdf - Published Version
Download (146kB)
STIKESPW_Maria Angelica Rayna C._BAB II.pdf - Published Version
Download (360kB)
STIKESPW_Maria Angelica Rayna C._BAB III.pdf - Published Version
Download (141kB)
STIKESPW_Maria Angelica Rayna C._BAB IV.pdf - Published Version
Download (267kB)
STIKESPW_Maria Angelica Rayna C._BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (171kB) | Request a copy
STIKESPW_Maria Angelica Rayna C._BAB VI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (169kB) | Request a copy
STIKESPW_Maria Angelica Rayna C._BAB VII.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (122kB) | Request a copy
STIKESPW_Maria Angelica Rayna C._Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (169kB)
STIKESPW_Maria Angelica Rayna C._Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronis degeneratif yang banyak dialami lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup apabila tidak dikelola dengan baik melalui self-management. Studi pendahuluan di wilayah kerja Puskesmas Bululawang menunjukkan bahwa kemampuan self-management lansia penderita hipertensi belum optimal sehingga berpotensi menurunkan kualitas hidup mereka. Tujuan: Mengetahui hubungan self-management dengan kualitas hidup lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bululawang. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 186 lansia penderita hipertensi yang terdaftar dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), dengan sampel sebanyak 140 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Hypertension Self-management Behavior Questionnaire (HSMBQ) dan World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF), kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki self-management dalam kategori cukup (67,1%) dan kualitas hidup dalam kategori sedang (62,9%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,001 (p<0,05) dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,289, yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara self-management dengan kualitas hidup lansia penderita hipertensi dengan kekuatan hubungan yang lemah. Kesimpulan: Semakin baik self-management yang dijalankan lansia, semakin baik pula kualitas hidup yang dirasakan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1 : Dr. Nanik Dwi Astutik. S.Kep., Ns., M.Kep Pembimbing 2 : Ns. Elizabeth Yun Yun Vinsur, M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | hipertensi, kualitas hidup, lansia, self-management |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | S1 Keperawatan SPWM |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 00:47 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 00:47 |
| URI: | https://repository.stikespantiwaluya.ac.id/id/eprint/578 |
