Yasha, Narasiwi (2026) Hubungan Dukungan Sosial dengan Kesejahteraan Psikologis pada Penderita Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Tumpang. Other thesis, STIKES Panti Waluya Malang.
STIKESPW_Narasiwi Yasha_Halaman Depan.pdf - Published Version
Download (639kB)
STIKESPW_Narasiwi Yasha_BAB 1.pdf - Published Version
Download (310kB)
STIKESPW_Narasiwi Yasha_BAB 2.pdf - Published Version
Download (373kB)
STIKESPW_Narasiwi Yasha_BAB 3.pdf - Published Version
Download (336kB)
STIKESPW_Narasiwi Yasha_BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (474kB) | Request a copy
STIKESPW_Narasiwi Yasha_BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (316kB) | Request a copy
STIKESPW_Narasiwi Yasha_BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (295kB) | Request a copy
STIKESPW_Narasiwi Yasha_BAB 7.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (292kB) | Request a copy
STIKESPW_Narasiwi Yasha_Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (276kB)
STIKESPW_Narasiwi Yasha_Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit kronis yang membutuhkan
pengobatan jangka panjang, sehingga rentan menimbulkan tekanan psikologis bagi penderitanya.
Kondisi psikologis yang buruk selama menjalani pengobatan dapat meningkatkan risiko
kegagalan terapi, sementara individu yang memperoleh dukungan sosial cenderung memiliki
kondisi fisik dan psikologis yang lebih baik. Tujuan: Menganalisis hubungan dukungan sosial
dengan kesejahteraan psikologis pada penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Tumpang.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan
pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 41 responden yang dipilih menggunakan
Teknik total sampling. Dukungan sosial diukur menggunakan kuesioner Multidimensional Scale of
Perceived Social Support (MSPSS), sedangkan kesejahteraan psikologis diukur menggunakan
kuesioner Ryff Psychological Well-Being (PWB). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman
Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat dukungan
sosial tinggi (51,2%) dan tingkat kesejahteraan psikologis tinggi (53,7%). Hasil uji korelasi
Spearman menunjukkan nilai p-value 0,002 (p<0,05) dengan koefisien korelasi r=0,464 yang
berarti terdapat hubungan yang signifikan, dengan kekuatan sedang, dan searah antara dukungan
sosial dengan kesejahteraan psikologis. Kesimpulan: Semakin tinggi dukungan sosial yang
diterima penderita TB paru, semakin tinggi pula kesejahteraan psikologisnya. Diskusi: Dukungan
dari keluarga, teman, dan orang terdekat berperan dalam membantu pasien beradaptasi selama
menjalani pengobatan jangka panjang. Oleh karena itu, pelayanan TB di Puskesmas perlu
mengintegrasikan asesmen dukungan sosial dan kondisi psikologis sebagai bagian dari pelayanan
komprehensif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dan keberhasilan pengobatan.
Kata Kunci: dukungan sosial, kesejahteraan psikologis, tuberkulosis paru
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Ns. Elizabeth Yun Yun Vinsur, M.Kep Ns. Monika Luhung, S.Kep., M.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | dukungan sosial, kesejahteraan psikologis, tuberkulosis paru |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | S1 Keperawatan SPWM |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 02:51 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 02:51 |
| URI: | https://repository.stikespantiwaluya.ac.id/id/eprint/592 |
