Husada, Devin Bayu Priya (2026) Hubungan Harga Diri (Self Esteem) terhadap Tingkat Kesejahteraan Psikologis pada Lansia di Dusun Krajan Desa Peniwen Kabupaten Malang. Other thesis, STIKES Panti Waluya Malang.
STIKESPW_Devin Bayu Priya Husada_Halaman Depan.pdf - Published Version
Download (580kB)
STIKESPW_Devin Bayu Priya Husada_BAB 1.pdf - Published Version
Download (295kB)
STIKESPW_Devin Bayu Priya Husada_BAB 2.pdf - Published Version
Download (390kB)
STIKESPW_Devin Bayu Priya Husada_BAB 3.pdf - Published Version
Download (276kB)
STIKESPW_Devin Bayu Priya Husada_BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (352kB) | Request a copy
STIKESPW_Devin Bayu Priya Husada_BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (314kB) | Request a copy
STIKESPW_Devin Bayu Priya Husada_BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (374kB) | Request a copy
STIKESPW_Devin Bayu Priya Husada_BAB 7.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (277kB) | Request a copy
STIKESPW_Devin Bayu Priya Husada_Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (260kB)
STIKESPW_Devin Bayu Priya Husada_Daftar Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Lansia mengalami berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial akibat proses penuaan yang dapat memengaruhi harga diri (self-esteem) dan kesejahteraan psikologis (psychological well-being). Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kedua variabel tersebut, namun sebagian besar masih dilakukan pada populasi lansia diperkotaan atau kelompok lansia dipanti werda, sedangkan penelitian pada lansia, khususnya di pedesaan masih terbatas. Tujuan: Menganalisis hubungan antara harga diri dengan kesejahteraan psikologis pada lansia di Dusun Krajan, Desa Peniwen, Kabupaten Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 256 lansia dengan sampel sejumlah 72 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dan Psychological Well-Being Scale (PWBS) 18 item. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar responden memiliki harga diri kategori sedang sejumlah 48 responden (66,7%) dan kesejahteraan psikologis kategori tinggi sejumlah 48 responden (66,7%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara harga diri dengan kesejahteraan psikologis pada lansia (p < 0,001; r = 0,438) dengan kekuatan hubungan sedang. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara harga diri dengan kesejahteraan psikologis pada lansia. Semakin tinggi harga diri yang dimiliki lansia, maka semakin tinggi pula kecenderungan kesejahteraan psikologisnya. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi perawat dalam mengembangkan intervensi yang berfokus pada peningkatan harga diri untuk mendukung kesejahteraan psikologis lansia, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang berhubungan dengan kesejahteraan psikologis.
Kata kunci: harga diri, self-esteem, kesejahteraan psikologis, psychological well-being, lansia.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1: Ns. Ellia Ariesti, M.Kep Pembimbing 2: Ns. Ifa Pannya Sakti., S.Kep., M.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | harga diri, self-esteem, kesejahteraan psikologis, psychological well-being, lansia. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | S1 Keperawatan SPWM |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 06:18 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 06:18 |
| URI: | https://repository.stikespantiwaluya.ac.id/id/eprint/628 |
