Antari, Theresia Bunga Cinta (2026) Hubungan Perceived Barriers dan Self-efficacy Orang Tua dengan Perilaku Makan Anak di SDN Sempalwadak. Other thesis, STIKes Panti Waluya Malang.
STIKESPW_Theresia Bunga Cinta A_Halaman Depan.pdf - Published Version
Download (638kB)
STIKESPW_Theresia Bunga Cinta A_BAB 1.pdf - Published Version
Download (301kB)
STIKESPW_Theresia Bunga Cinta A_BAB 2.pdf - Published Version
Download (422kB)
STIKESPW_Theresia Bunga Cinta A_BAB 3.pdf - Published Version
Download (282kB)
STIKESPW_Theresia Bunga Cinta A_BAB 4.pdf - Published Version
Download (413kB)
STIKESPW_Theresia Bunga Cinta A_BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (385kB) | Request a copy
STIKESPW_Theresia Bunga Cinta A_BAB 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (357kB) | Request a copy
STIKESPW_Theresia Bunga Cinta A_BAB 7.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (279kB) | Request a copy
STIKESPW_Theresia Bunga Cinta A_Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (276kB)
STIKESPW_Theresia Bunga Cinta A_Lampiran.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (4MB) | Request a copy
Abstract
Latar Belakang: Orang tua mengalamai hambatan (perceived barriers) dalam menerapkan perilaku makan sehat pada anak. Anak cenderung menolak makanan yang disajikan secara utuh, sehingga orang tua berupaya mengolahnya menjadi bentuk yang lebih disukai sebagai bentuk self-efficacy tetapi kandungan gizinya belum optimal. Tujuan: Menganalisis hubungan perceived barriers dan self-efficacy orang tua dengan tujuh subskala perilaku makan anak di SDN Sempalwadak. Metode: Penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan korelasional cross-sectional yang melibatkan 94 dari 111 orang tua siswa kelas 1–3 yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan Perception of Children's Healthy Feeding Barriers Questionnaire, MIN-P, dan CEBQ, dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil: Model regresi secara simultan signifikan terhadap lima dari tujuh subskala perilaku makan anak, yaitu enjoyment of food (F = 9,724; p = 0,000), food responsiveness (F = 3,954; p = 0,023), desire to drink (F = 4,442; p = 0,014), emotional overeating (F = 7,121; p = 0,001), dan satiety responsiveness (F = 8,495; p = 0,000). Secara parsial, perceived barriers berhubungan signifikan dengan kelima subskala tersebut, sedangkan self-efficacy hanya berhubungan signifikan dengan subskala enjoyment of food (p = 0,007). Model regresi tidak signifikan terhadap subskala food fussiness (p = 0,178) dan emotional undereating (p = 0,508). Kesimpulan: Perceived barriers memiliki hubungan yang lebih dominan dan konsisten dengan sebagian besar dimensi perilaku makan anak dibandingkan self-efficacy orang tua. Dimensi food fussiness dan emotional undereating tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kedua variabel tersebut. Saran: Perawat, guru, dan orang tua perlu bekerja sama dalam mengurangi perceived barriers serta meningkatkan self-efficacy orang tua melalui edukasi kesehatan, konseling gizi, dan pendampingan praktik pemberian makan sehat agar perilaku makan anak usia sekolah menjadi lebih baik.
Kata kunci: anak usia sekolah, perceived barriers, perilaku makan anak, self-efficacy
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing 1: Ns. Elizabeth Yun Yun Vinsur, M.Kep Pembimbing 2: Ns. Maria Prieska Putri P. A., S.Kep. M.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | anak usia sekolah, perceived barriers, perilaku makan anak, self-efficacy |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | S1 Keperawatan SPWM |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 01:01 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 01:01 |
| URI: | https://repository.stikespantiwaluya.ac.id/id/eprint/630 |
